Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fisika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 September 2024

14 Februari 1990, pesawat ruang angkasa Voyager 1 berada 6 miliar kilometer jauhnya dari Bumi BERHASIL memFOTO ini

 


Terjemahan:

"Pada tanggal 14 Februari 1990, pesawat ruang angkasa Voyager 1 berada 6 miliar kilometer jauhnya dari Bumi, 13 tahun setelah diluncurkan. Misi utamanya telah selesai, dan pesawat ini bersiap untuk meninggalkan Tata Surya.

Carl Sagan telah mengusulkan ide agar pesawat ruang angkasa mengambil satu foto terakhir Bumi selama bertahun-tahun. Ia mengakui bahwa foto seperti itu tidak akan memiliki nilai ilmiah yang tinggi, karena Bumi akan tampak terlalu kecil untuk kamera Voyager, tetapi akan sangat bermakna sebagai perspektif tentang tempat kita di alam semesta.

Kita berhasil melihat 6 dari 9 planet (pada saat itu)."

Penjelasan Singkat:

Teks di atas menceritakan tentang momen bersejarah ketika pesawat ruang angkasa Voyager 1 mengambil foto Bumi dari jarak yang sangat jauh. Foto ini terkenal dengan sebutan "Titik Biru Pucat" dan menjadi simbol kecilnya Bumi di alam semesta yang luas. Carl Sagan, seorang ilmuwan terkenal, adalah orang yang pertama kali mengusulkan ide untuk mengambil foto ini. Meskipun secara ilmiah tidak terlalu signifikan, foto ini memiliki makna filosofis yang mendalam tentang keberadaan manusia di alam semesta.

👇

https://youtu.be/-LKghv11Q7Q?si=Y3paaqsjYEDZAePp

Rabu, 11 September 2024

Cara Belajar Mengajar Fisika SMA yang Efektif dan Menyenangkan

 

Cara Belajar Mengajar Fisika SMA yang Efektif dan Menyenangkan

Mengajar fisika SMA dengan cara yang efektif dan menyenangkan dapat menjadi sebuah tantangan, namun dengan strategi dan pendekatan yang tepat, Anda dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan engaging bagi siswa Anda. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda:

1. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Positif:

  • Bangunlah hubungan yang positif dengan siswa Anda, tunjukkan rasa hormat dan minat terhadap mereka sebagai individu.
  • Ciptakan suasana kelas yang terbuka dan suportif, di mana siswa merasa nyaman untuk bertanya dan membuat kesalahan.
  • Gunakan humor dan anekdot yang relevan dengan fisika untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan.

2. Hubungkan Fisika dengan Kehidupan Sehari-hari:

  • Tunjukkan kepada siswa bagaimana konsep fisika relevan dengan kehidupan mereka dan dunia di sekitar mereka.
  • Gunakan contoh dan aplikasi konkret dari fisika dalam teknologi, sains, dan kehidupan sehari-hari.
  • Dorong siswa untuk mengaitkan konsep fisika dengan minat dan pengalaman pribadi mereka.

3. Gunakan Variasi Metode Pembelajaran:

  • Gunakan berbagai metode pengajaran untuk menjaga siswa tetap terlibat dan aktif dalam proses belajar.
  • Gabungkan ceramah tradisional dengan demonstrasi, aktivitas laboratorium, diskusi kelompok, dan proyek.
  • Manfaatkan teknologi seperti simulasi komputer, video edukasi, dan presentasi multimedia untuk meningkatkan pemahaman siswa.

4. Dorong Pembelajaran Mandiri dan Kolaboratif:

  • Berikan siswa kesempatan untuk belajar secara mandiri dan berkolaborasi dengan teman sekelas mereka.
  • Berikan tugas dan proyek yang mendorong siswa untuk meneliti, menganalisis, dan memecahkan masalah secara mandiri.
  • Dorong siswa untuk bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek, melakukan eksperimen, dan mendiskusikan konsep fisika.

5. Berikan Umpan Balik yang Konstruktif dan Tepat Waktu:

  • Berikan umpan balik yang jelas dan konstruktif kepada siswa tentang kemajuan mereka.
  • Fokuslah pada memberikan pujian atas usaha dan kemajuan siswa, daripada hanya fokus pada nilai atau hasil akhir.
  • Gunakan berbagai metode penilaian, seperti tes, kuis, proyek, dan observasi, untuk menilai pemahaman siswa secara komprehensif.

6. Gunakan Media Pembelajaran yang Menarik:

  • Gunakan berbagai media pembelajaran untuk membantu siswa memvisualisasikan konsep fisika dan membuatnya lebih mudah dipahami.
  • Gunakan gambar, diagram, grafik, animasi, dan video untuk menjelaskan konsep dan proses fisika.
  • Manfaatkan teknologi seperti simulasi komputer dan perangkat lunak interaktif untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan engaging.

7. Berikan Kesempatan untuk Praktikum dan Eksperimen:

  • Berikan siswa kesempatan untuk melakukan praktikum dan eksperimen untuk mempelajari konsep fisika secara langsung.
  • Rancanglah eksperimen yang menarik dan relevan dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari.
  • Dorong siswa untuk merancang dan melakukan eksperimen mereka sendiri untuk menyelidiki fenomena fisika.

8. Berikan Kesempatan untuk Berbagi dan Mempresentasikan Pengetahuan:

  • Berikan siswa kesempatan untuk berbagi dan mempresentasikan pengetahuan mereka kepada teman sekelasnya.
  • Dorong siswa untuk membuat presentasi, poster, atau model untuk menjelaskan konsep fisika.
  • Adakan pameran sains atau kompetisi fisika untuk mendorong siswa untuk memamerkan pengetahuan dan kreativitas mereka.

9. Gunakan Permainan dan Aktivitas yang Menyenangkan:

  • Gunakan permainan dan aktivitas yang menyenangkan untuk membantu siswa belajar konsep fisika dengan cara yang lebih interaktif dan engaging.
  • Mainkan permainan edukasi, lakukan teka-teki, dan adakan kuis untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan.
  • Gunakan permainan peran dan simulasi untuk membantu siswa memahami konsep fisika dalam konteks yang lebih realistis.

10. Berikan Penghargaan dan Apresiasi:

  • Berikan penghargaan dan apresiasi kepada siswa atas usaha, kemajuan, dan pencapaian mereka dalam belajar fisika.
  • Berikan sertifikat, penghargaan, atau hadiah kecil untuk memotivasi siswa dan meningkatkan semangat belajar mereka.
  • Ciptakan budaya kelas yang menghargai kerja keras, dedikasi, dan rasa ingin tahu dalam belajar fisika.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat menciptakan lingkungan belajar fisika SMA yang efektif dan menyenangkan, di mana siswa dapat belajar dengan penuh semangat, memahami konsep dengan lebih baik, dan mengembangkan kecintaan mereka terhadap fisika.

Mengantisipasi Perbedaan Jawaban dalam Menyelesaikan Soal Fisika SMA

 

Mengantisipasi Perbedaan Jawaban dalam Menyelesaikan Soal Fisika SMA

Menangani perbedaan jawaban dalam menyelesaikan soal fisika SMA, terutama saat menghadapi pertanyaan terbuka atau soal yang membutuhkan berbagai pendekatan, dapat menjadi sebuah tantangan. Namun, dengan menerapkan pendekatan yang sistematis dan mempertimbangkan berbagai faktor, Anda dapat secara efektif mengatasi kompleksitas ini dan mencapai solusi yang akurat.

Berikut beberapa strategi untuk mengantisipasi perbedaan jawaban dalam soal fisika SMA:

1. Pahami Soal Secara Menyeluruh:

  • Bacalah dan analisis dengan cermat pernyataan soal, identifikasi informasi yang diberikan, besaran yang tidak diketahui, dan konsep fisika yang terlibat.
  • Buatlah diagram atau visualisasi skenario untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang konteks soal dan hubungan antar variabel.

2. Identifikasi Berbagai Pendekatan:

  • Lakukan brainstorming berbagai metode atau teknik yang dapat digunakan untuk menyelesaikan soal. Pertimbangkan penggunaan prinsip fisika fundamental, persamaan, dan strategi pemecahan masalah.
  • Evaluasi ketepatan dan keterbatasan setiap pendekatan, dengan mempertimbangkan informasi yang diberikan dan sifat soal.

3. Terapkan Berbagai Pendekatan:

  • Selesaikan soal menggunakan setiap pendekatan yang teridentifikasi, tunjukkan dengan cermat pekerjaan dan langkah-langkah penalaran Anda.
  • Pastikan solusi Anda konsisten dengan informasi yang diberikan dan prinsip fisika.

4. Analisis dan Bandingkan Solusi:

  • Bandingkan solusi yang diperoleh dari berbagai pendekatan. Jika berbeda, identifikasi alasan di balik perbedaan tersebut.
  • Pertimbangkan kemungkinan sumber kesalahan, seperti perkiraan, asumsi, atau kesalahan numerik.
  • Jika solusinya berbeda secara signifikan, lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan pendekatan yang benar atau mengidentifikasi potensi ambiguitas dalam pernyataan soal.

5. Evaluasi dan Interpretasikan Hasil:

  • Setelah Anda memiliki serangkaian solusi, evaluasi kewajaran dan konsistensinya dengan ekspektasi fisika.
  • Interpretasikan hasil Anda dalam konteks soal dan berikan penjelasan yang bermakna.

Tips Tambahan:

  • Gunakan bahan referensi, seperti buku teks, sumber daya online, atau tutor fisika, untuk memperjelas konsep dan mendapatkan wawasan tentang pendekatan alternatif.
  • Berlatihlah menyelesaikan berbagai jenis soal fisika untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menangani berbagai strategi solusi.
  • Diskusikan pendekatan pemecahan masalah dengan teman sekelas atau guru untuk mendapatkan perspektif yang berbeda dan belajar dari penalaran mereka.

Dengan mengikuti strategi ini dan menerapkan pendekatan yang sistematis, Anda dapat secara efektif mengantisipasi perbedaan jawaban saat menyelesaikan soal fisika SMA dan mencapai solusi yang akurat dengan memahami konsep dan penalaran yang mendasari setiap pendekatan.

Kamis, 19 September 2019

PTS gsl Fisika XI 19/20

PG 1. Momen Gaya … A. … 2. Torsi … A. … 3. Gabungan efektivitas danglengan gaya … (Serway, Jewett, 2009) A. … 4. Gaya F1, F2, F3, & F4 bekerja pada batang ABCD seperti gambar! “gambar” Jika massa batang diabaikan, maka nilai momen gaya terhadap titik A adalah… A. … 5. Perbedaaan gerak menggelinding … A. … 6. Momen inersia… A. … 7. Sebuah roda cincin bermassa xxx kg memiliki momen inersia xxx kgm2 . Jari-jari roda cincin tersebut adalah... A. … 8. Faktor yang memengaruhi gerakan benda … A. … 9. Agar bola pejal dapat mencapai puncak … A. … 10. Benda tegar … A. … 11. Momen gaya … A. … 12. Syarat ... A. … 13. Contoh keseimbangan benda tegar dalam kehidupan sehari-hari … A. … 14. Titik tangkap resultan semua gaya … A. … 15. Momen gaya ... A. … 16. Titik berat xxx terletak di … A. … 17. Titik berat xxx sisi terletak di … A. … 18. Titik berat xxx terletak di... A. … 19. Contoh titik keseimbangan … A. … 20. Benda homogen pada gambar di bawah mempunyai ukuran AB = BC = √13. “gambar” Koordinat titik beratnya … A. … Essay 1. Suatu pelat homogen mula-mula berukuran p x l, kemudian bagian bawah dipotong setengah lingkaran yang berpusat di R. Tentukan koordinat titik beratnya! “Gambar” 2. Jenis-jenis kesetimbangan! 3. Sebuah roda katrol bermassa xxx kg berdiameter xxx cm berotasi pada porosnya, jika momentum sudut katrol sebesar xxx kgm2 /s, Hitunglah kecepatan sudut katrol tersebut!

PTS gsl Fisika X 19/20

PILIHAN GANDA 1. Besaran turunan … 2. Sistem SI, satuan dari xxx adalah…. Kelompok besaran turunan adalah . . . . 4. Kegiatan Pengukuran adalah ... 5. Dalam SI, satuan xxx adalah ... . 6. Dalam sistem SI, besaran fisika yang mempunyai satuan … adalah . . . . 7. Besaran di bawah mi yang mempunyai dimensi sama … 8. Dimensi dari … adalah…… 9. Satuan xxx dalam sistem SI adalah . . . . 10. Satuan dari xxx dalam sistem mks adalah . . 11. Massa jenis dari suatu benda yang mempunyai volume xxx 𝑐𝑚3 dan massa xxx g adalah ... 12. Untuk mengukur menggunakan .... 13. Alat ukur … 14. Besaran pokok . . . . 15. Massa jenis air adalah xxx g 𝑐𝑚3 . Apabila dinyatakan dalam sistern SI.. 16. Angka penting sebanyak.... 17. Kecepatan sebuah mobil saat bergerak adalah xxx km/jam. Apabila dinyatakan dalarn sistem SI, besarnya adalah . . . . 18. Notasi eksponen (Notasi Ilmiah) dari bilangan. . . 19. Besarnya hasil pengukuran Zigmat adalah . . . . 20. Mikrometer sekrup … 21. Mikrometer sekrup. 22. Hasil pengukuran jangka sorong … 23. Panjang sebuah balok besi diketahui xxx cm dan Iebarnya xxx cm. Luas balok dengan menggunakan aturan angka penting adalah . . . . 24. Pada suatu pengukuran massa benda diperoleh hasil xxx kg. Banyaknya angka penting pada hasil pengukuran di atas adalah… 25. Dua gaya masing-masing xxx N bekerja pada suatu benda. Sudut diantara kedua gaya itu adalah xxxo . Besar resultannya adalah... 26. Urutan metode ilmiah … 27. Sikap ilmiah ….. 28. Syarat dari kerja ilmiah … 29. Mikroskop optik … 30. Jenis bahan kimia berbahaya Kerosin ESSAY 1. Metode ilmiah di laboratorium! 2. Konversi satuan! 3. Tentukan dimensi dan satuan! 4. Tentukan hasil pengukuran seperti pada gambar berikut! “gambar”

Selasa, 08 Mei 2018

Kisi-kisi PAS Fis-XI 1718

I. Pilihlah jawaban yang tepat ! 1. Momen gaya merupakan besaran fisika yang menyebabkan benda …∑τ =l.α 2. Momen gaya dikatakan positif/negatif jika ... baca 3. Sebuah benda dikatakan setimbang jika benda tersebut tidak memiliki... ∑F=0 & ∑τ =0 4. Keseimbangan pada benda apabila gaya yang mempengaruhi dihilangkan benda stabil pada posisi lain dengan ditandai naik atau turunnya titik berat saat benda diganggu adalah keseimbangan ... baca 5. Keseimbangan pada benda apabila gaya yang mempengaruhi dihilangkan benda akan kembali ke posisi semula dengan ditandai naiknya titik berat saat benda diganggu adalah keseimbangan ... baca 6. Keseimbangan pada benda apabila gaya yang mempengaruhi dihilangkan benda langsung jatuh atau tidak kembali ke posisi semula dengan ditandai turunnya titik berat saat benda diganggu adalah keseimbangan ... baca 7. Momen gaya pada gambar di bawah ini, jika panjang l = xx cm adalah... τ =F.l.sinα 8. Sebuah batang panjang x m ujung-ujungnya dibebani massa x kg, berapa momen inersia yang terletak ditengah dan tegak lurus dgn batang? I = k.mr2 ; k = 1/3 9. Sebuah silinder pejal menggelinding pada bidang miring dengan sudut kemiringan xx° percepatan yang dialami benda adalah... a = g.sin α ; sin37° = 3/5 10. Di bawah ini adalah anggapan dasar gas ideal, kecuali... baca 11. Hukum Boyle Gay Lussac adalah ... baca 12. Berapa massa molekul N2 jika berat molekul N2 adalah xx kg/kmol? m = mr/NA 13. Gas pada suatu tangki bersuhu xx° dipanasi hingga suhunya menjadi xxx° dan volumenya menjadi x kali semula, jika tekanan menjadi x atm, tentukan tekanan awal gas! (P1.V1)/T1 = (P2.V2)/T2 14. Hitunglah kecepatan rata-rata suatu gas ideal yang memiliki tekanan x .103 Pa dan massa jenis gas .. kg/m3 ! vrms = √3𝑃/𝜌 15. Volume x gram oksigen pada keadaan STP adalah ... (berat molekul O2=32) PV = nRT or PV = NkT 16. Jika konstanta Boltzman x .10-23 maka energi kinetik sebuah atom gas helium pada suhu xx°C adalah ... Ek = 3/2.NkT 17. Proses pada suatu sistem dimana tidak ada panas yang masuk atau keluar dinamakan ... baca 18. Jika volum gas yang memenuhi hukum Boyle dijadikan 1/x kali maka tekanan menjadi x kali. Hal ini karena ... baca 19. Jika gas ideal dipanaskan secara isotermis sehingga volumnya menjadi xx kali maka ... P1V1=1/2.P2.2V2 20. P1T2 =P2T1 adalah proses ... baca 21. V1T2 =V2T1 adalah proses ... baca 22. Dalam suatu siklus kalor sebanyak xx kkal diberikan pada suatu siklus sehingga siklus melakukan usaha sebesar x kj, maka perubahan energi dalam yang terjadi ... kal x 4,2 j; ∆U = Q - W 23. Gas dalam suatu ruangan dengan tekanan gas x.105 N/m2 dan volum gas x m3 dipanaskan sehingga volumnya berubah menjadi x m3, maka usaha yang dilakukan gas sebesar ... W = P (V2 – V1) 24. Berapa efisiensi maksimum suatu mesin yang dapat dicapai yang bekerja antara suhu xxx°C dan xxx°C ... T dlm Kelvin; ɳ = (1 – [T1/T2])100% 25. Jika suatu gas dipanaskan pada volum tetap maka ... baca 26. Pada suhu sedang gas diatomic pada ruang tertutup memiliki energi dalam sebesar … baca 27. Suatu system mengalami proses adiabatic dikenai usaha sebesar xxx j jika kalor yang diserap system Q dan perubahan energi dalam ΔU maka … W = -∆U 28. Sebuah jarum diletakkan mendatar di permukaan air secara pelan-pelan ternyata jarum tidak tenggelam hal ini disebabkan … baca 29. Sejumlah gas ideal gengan massa tertentu mngalami pemampatan secara adiabatis jika W usaha yang dilakukan sistem dan ΔT merupakan perubahan suhu gas dari sistem maka berlaku ... W = -∆U; (T2 – T1) 30. Pernyataan di bawah ini benar, kecuali ... baca 31. Di bawah ini beberapa momen inersia beberapa benda, yang tepat adalah… baca 32. Titik berat beberapa bangun homogen di bawah ini benar, kecuali… baca 33. Empat buah partikel disusun seperti gambar. Jika massa kawat penghubung diabaikan, berapa momen inersia system partikel terhadap poros x adalah … ∑I = ∑mr2 34. Sebuah roda cincin bermassa xx kg memiliki momen inersia xx kgm2 . jari-jari roda cincin tersebut sebesar … I = k.mr2; k=1 35. Sebuah pompa hidrolik mempunyai penampang berdiameter xx cm dan xx cm, apabila suatu beban xx kuintal berada di penampang besar, maka besar gaya minimum di penampang kecil untuk mengangkat beban tersebut sebesar… F2 = (r2/r1)2.F1 36. Gambar menunjukkan sebuah benda yang terapung pada zat cair yang massa jenisnya xxx kg/m3. Bila bagian A adalah 1/x dari benda, maka massa jenis benda tersebut sebesar … 𝜌b.V = 𝜌F.Vbt 37. Batang AB bermassa x kg diputar melalui titik A ternyata momen inersianya x kgm2. Bila diputar melalui titik pusat O (AO=OB), momen inersianya menjadi… IO / IA = 1/12 / 1/3 38. Gaya F1, F2, F3, dan F4 bekerja pada batang abcd seperti gambar. Jika massa batang diabaikan , besar momen gaya yang bekerja pada sumbu putar di titik D sebesar… ∑τ = τA + τB + τC 39. Kecepatan fluida pada penampang xx cm2 = xx m/s, maka besar kecepatan fluida pada penampang x cm2 sebesar… A1v1 = A2v2 40. Dari soal no.39, untuk mengisi penuh Kolam berukuran xxx m3 memerlukan waktu selama… t = V/Av  SELAMAT BEKERJA 

Senin, 20 November 2017

Pas fis X 1718

Kisi-kisi PAS FISIKA Kelas X Program IPA 2017-18 1. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: (i) Pegang tabung uji dengan catot. (ii) Arahkan tabung uji menjauh dari sendiri dan teman lainnya. (iii) Isi seperempat tabung uji. Ketika memanaskan suatu padatan dalam sebuah tabung,langkah pencegahan keamanan yang sebaiknya digunakan ditunjukkan oleh nomor... 2. Urutan langkah-langkah dalam metode ilmiah yang tepat adalah... 3. Lambang bahaya dari benda-benda tajam yang dapat melukai jika tidak digunakan dengan benar adalah... 4. Sebuah botol zat kimia yang memiliki tanda seperti gambar berikut: Maksud dari tanda bahaya tersebut adalah 5. Prosedur yang tepat untuk menyalakan sebuah pembakar Bunsen adalah... 6. Berikut ini yang merupakan kelompok besaran turunan adalah… 7. Besaran yang dinyatakan dalam dimensi XX2X-2 adalah… 8. Sebuah pemancar radio memancarkan gelombang siaran pada frekuensi x Mhz. Jika dinyatakan dalam hertz maka gelombang siaran tersebut adalah… 9. Jika dituliskan dalam notasi eksponensial maka penulisan hasil pengukuran x,xxxx m yang tepat adalah… 10. Perhatikan pernyataan berikut ini, I. 0,01 = x angka penting II. 1200 = x angka penting III. 53,67 = x angka penting IV. 87,006 = x angka penting Pasangan angka dengan jumlah angka penting yang tepat adalah… 11. Suatu kegiatan pengukuran menghasilkan angka xxxxxxxx m. Hasil pengukuran tersebut jika dinyatakan dalam notasi eksponensial adalah… 12. Benda dikatakan bergerak jika… 13. Jika sebuah benda bergerak lurus beraturan, maka kecepatannya ... 14. Sebuah kendaraan melaju dengan kecepatan x km/jam. Kecepatan kendaraan tersebut jika dinyatakan dalam m/s adalah… 15. Perhatikan peristiwa-pertistiwa berikut! (1) Bola dilempar vertikal ke atas (2) Bola bergerak menuruni bidang miring (3) Bola digelindingkan diatas permukaan tanah yang datar (4) Bola dijatuhkan dari atas menara Contoh gerak lurus berubah beraturan yang dipercepat adalah ... 16. Perhatikan gambar dibawah ini! Di atas yang menunjukkan benda dalam keadaan diam adalah ... 17. Sebuah benda mengalami perubahan kecepatan setiap sekon. Apabila perubahan kecepatan itu sama tiap sekonnya berarti ... 18. Grafik kecepatan terhadap waktu berikut ini : Yang berlaku untuk gerak lurus berubah beraturan adalah... 19. Kecepatan (v) benda yang bergerak lurus terhadap waktu (t) seperti diperlihatkan pada grafik v -t. Jarak yang ditempuh benda dalam waktu x s adalah… 20. Grafik di bawah melukiskan gerak sebuah mobil yang bergerak lurus berubah beraturan. Jarak yang ditempuh mobil selama 4 sekon adalah ... 21. Tetesan oli dari mobil yang bergerak lurus dapat dgambarkan sebagai berikut : Dari gambar di atas dapat disimpulkan tentang gerak mobil adalah ... 22. Percepatan yang dialami sebuah benda yang pada awalnya diam, kemudian dalam waktu x detik dapat menempuh jarak xx meter adalah ... 23. Sebuah lokomotif mula-mula diam, kemudia bergerak dengan pecepatan x m/s2 . Waktu yang dibutuhkan ketika lokomotif menempuh jarak xxx m adalah ... 24. Sebuah motor mula-mula diam bergerak dengan kecepatan xx km/jam, dalam waktu x detik ,percepatan yang dialami motor adalah ... 25. Sebuah kereta api cepat mengalami perlambatan x m/s2 selama menempuh jarak xx m. Jika kecepatan akhir kereta api 10 m/s, kecepatan awalnya adalah ... 26. Bola bermassa x,x kg dilontarkan dari tanah dengan laju xx m/s. Waktu yang diperlukan bola untuk tiba kembali di tanah adalah ... s 27. Sebuah mobil bergerak dipercepat dari keadaan diam dengan percepatan x m/s2. Jika menempuh jarak 1xx m, maka waktu yang dibutuhkan mobil adalah… 28. Jika sebuah benda dijatuhkan dari sebuah bangunan, maka kecepatan dan ketinggian benda setelah x sekon adalah… 29. Dewi melempar batu ke dalam sumur. Kecepatan awal x m/s dan waktu untuk mendengar batu mencapai sumur adalah 2 sekon. Kecepatan batu saat mencapai dasar sumur adalah… 30. Kedalaman sumur pada soal nomor 27 adalah… 31. Sebuah mobil dipercepat dari xx km/jam menjadi 54 km/jam dalam jarak xx0 m, waktu yang dibutuhkan mobil adalah… 32. Sebuah kipas berputar xxx0 putaran dalam 1 menit. Kecepatan sudut rata-rata kipas adalah… 33. Sebuah roda dengan jari-jari xx cm berputar melalui sudut 180o . Jarak yang ditempuh sebuah titik yang terletak di tepi roda adalah… 34. Sebuah partikel bergerak melingkar beraturan dengan melakukan 4xx putaran tiap menit. Frekuensi gerak partikel tersebut adalah ... 35. Suatu partikel bergerak melingkar beraturan dengan melakukan 3xx putaran tiap menit. Jika jari-jari lintasannya 2x cm, maka kecepatan linearnya adalah ... B. ESSAY 1. Istilah titik – titik di bawah ini! a. 1x,3 km =…..mm b. 1xx kg/m3 = ….. gr/ cm3 c. 1x km/Jam = …..m/s 2. Tentukan dimensi dan satuan dari besaran xxxx ! 3. Sebuah vektor gaya F besarnya xx N membentuk sudut 60°, tentukan komponen vektor F ke arah sumbu y! 4. Dua buah vektor F1 = x satuan dan F2 = x satuan memiliki resultan sebesar R = x satuan, tentukan sudut yang terbentuk oleh kedua vektor tersebut! 5. Tiga buah vektor gaya bekerja pada titik tangkap yang sama seperti gambar di bawah. Besar Resultan dari ketiga vektor tersebut adalah … . -Selamat Mengerjakan-

Pas fisXI 1718

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ Dahulukan membaca DO’A sebelum melakukan sesuatu hal dengan berserah diri dan ikhlas SOAL PAS FISIKA XI IPA SMAN 1 CIWARINGIN TP.2017/2018 I. Pilihan Ganda 1. Sebuah titik R menempati koordinat (x,y) pada sebuah bidang datar xy. Vektor posisi titik R dpat dituliskan sebagai… 2. Jika sebuah titik materi berpindah dari posisi r1 = (xi - yj) m ke posisi r2 = (2i + 6j) m. maka vector perpindahannya adalah… 3. Lihat Soal No.2, besar vector perpindahannya adalah… 4. Sebuah bola ditendang membentuk sudut x° terhadap sumbu x dengan kecepatan awal 50 ms-1, maka besar kecepatan awal bola pada arah vertical adalah… 5. Lihat soal No.4, maka besar kecepatan bola di titik tertingginya adalah… 6. Lihat soal No.4, maka persamaan vektor kecepatan bolanya adalah… 7. Sebuah bandul diikat dengan seutas tali yang panjangnya x cm. kemudian bandul tersebut diputar dilantai sehingga membentuk lintasan melingkar. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan 10 kali putaran penuh adalah 8 sekon, maka periode gerak melingkar tersebut adalah… 8. Lihat soal No.7, maka kelajuan gerak bandul tersebut adalah… 9. Lihat soal No.7, maka percepatan sentripetalnya adalah… 10. Posisi sudut suatu titik pada roda dinyatakan sebagai θ = (5 + 10t + 2t2) rad, dengan t dalam sekon, maka posisi sudut saat t = x s adalah… 11. Lihat soal No.10, maka kecepatan sudut rata-rata dari t = 0 s sampai t = x s adalah… 12. Perubahan sudut suatu partikel yang berotasi adalah π radian. Jika dinyatakan dalam satuan putaran adalah… 13. Sebuah benda dijatuhkan dari pesawat terbang yang bergerak horizontal dengan kelajuan 360 km/jam pada ketinggian y m. Jarak horizontal jatuhnya benda adalah… 14. Setiap benda di alam semesta menarik benda lain dengan gaya yang besarnya berbanding lurus dengan hasil kali massa-massanya dan berbanding terbalik dengan … jarak antara keduanya 15. Nilai konstanta gravitasi yang tepat adalah… 16. Dimensi konstanta gravitasi yang tepat adalah… 17. Apabila percepatan gravitasi di permukaan bumi adalah g, tentukan percepatan gravitasi suatu benda yang berada pada ketinggian x kali jari-jari bumi! 18. Setiap planet bergerak mengitari Matahari dengan lintasan berbentuk elips, Matahari berada pada salah satu titik fokusnya. Bunyi dari… 19. Perbandingan kuadrat periode planet mengitari Matahari terhadap pangkat tiga jarak rata-rata planet ke Matahari adalah sama untuk semua planet. Bunyi dari… 20. Suatu garis khayal yang menghubungkan Matahari dengan planet menyapu daerah yang luasnya sama dalam waktu yang sama. Bunyi dari… 21. Elastisitas adalah sifat benda yang cenderung mengembalikan keadaan ke bentuk semula setelah… 22. Data suatu praktikum untuk menentukan konstanta pegas diperoleh data sebagai berikut. No F (N) Δl (cm) 1 10 2,0 2 15 3,0 3 20 4,0 4 25 5,0 5 30 6,0 Jika F adalah gaya dan Δl adalah pertambahan panjang pegas. Konstanta pegas yang digunakan adalah .... 23. Karet yang panjangnya l digantungkan beban sedemikian rupa sehingga diperoleh data seperti pada tabel: Beban (W) 2 N 3 N 4 N Pertambahan panjang (Δl) 0,50 cm 0,75 cm 1,0 cm Berdasarkan tabel tersebut, dapat disimpulkan besar konstanta pegas adalah ... 24. Susunan pegas secara seri akan berlaku… 25. Dua pegas disusun secara seri, k masing-masing 30 N/m dan x N/m. k penggantinya adalah… 26. Sebuah benda melakukan gerak harmonik sederhana dengan persamaan simpangan y = x sin (4t + 0,5π), y dalam meter dan t dalam sekon. Besar amplitudonya adalah… 27. Lihat soal no.26, maka frekuensinya adalah… 28. Sebuah gaya konstan sebesar x N dikenakan pada benda, sehingga benda berpindah sejauh 15 m. Besar usaha yang dikenakan oleh gaya tersebut bila sudut antara gaya dan perpindahan 60o adalah… 29. 1 Kj usaha Fulan untuk menarik ember berisi x kg air dari dalam sumur, maka kedalaman sumur tersebut adalah… 30. Seorang pekerja menarik ember berisi air yang bermassa x kg yang diikat dengan tali, dari ketinggian 5 meter sampai pada ketinggian 20 meter. usaha yang harus dilakukan adalah... 31. Buah kelapa bermassa x kg jatuh bebas dari ketinggian 10 meter di atas permukaan tanah. Energi kinetik yang dimiliki buah kelapa pada ketinggian 5 m di atas permukaan tanah adalah… 32. Sebuah bola bermassa x kg ditembakkan vertikal ke atas. Kecepatan bola saat ditembakkan sebesar 4 m/s. Besar energi potensial di titik tertinggi yang dicapai bola tersebut adalah .... 33. Sepotong kayu bermassa x gram jatuh bebas dari ketinggian 10 m di atas tanah. Jika gesekan antara kayu dengan udara diabaikan , energi mekanik yang dimiliki oleh kayu pada ketinggian 5 m adalah... 34. Satuan Daya di bawah ini benar, kecuali… 35. Diantara benda bergerak berikut ini mana yang akan mengalami gaya terbesar bila menumbuk tembok hingga berhenti? II. Essay Kerjakan soal di bawah ini dengan tepat dan benar! 1. Seseorang yang massanya x kg berlari menaiki tangga yang tingginya 4 m dalam waktu 4 sekon. Berapakah daya yang dihasilkan orang tersebut? 2. Benda massanya x kg jatuh bebas dari A seperti pada gambar. Berapakan besarnya energi kinetik benda pada saat berada di B? 3. Sebuah balok ditahan di puncak bidang miring seperti gambar. Ketika dilepas, balok meluncur tanpa gesekan sepanjang bidang miring. Berapakah Kecepatan balok ketika tiba di dasar bidang miring? 4. Benda x gram bergerak dengan laju 5 m/s. Untuk menghentikan laju benda tersebut, gaya penahan F bekerja selama 0,2 s. Berapakah besar gaya F tersebut? 5. Perhatikan gambar berikut! Bola A bergerak dengan kecepatan x m/s. Beberapa saat setelah bergerak, bola A menumbuk bola B yang diam. Jika tumbukan yang terjadi lenting sempurna dan massa bola A sama dengan bola B, Berapakah kecepatan bola A dan B setelah tumbukan? Selamat Bekerja… Semoga Sukses Aamiin 

Minggu, 01 Februari 2015

astronomi


Astronomi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a0/Fairytale_bookmark_silver.svg/15px-Fairytale_bookmark_silver.svg.png


Nebula Kepiting, sekumpulan sisa-sisa supernova. Citra diabadikan oleh teleskop Hubble.
Astronomi ialah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda langit (seperti halnya bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang, atau galaksi) serta fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer Bumi (misalnya radiasi latar belakang kosmik (radiasi CMB)). Ilmu ini secara pokok mempelajari pelbagai sisi dari benda-benda langit — seperti asal-usul, sifat fisika/kimia, meteorologi, dan gerak — dan bagaimana pengetahuan akan benda-benda tersebut menjelaskan pembentukan dan perkembangan alam semesta.
Astronomi sebagai ilmu adalah salah satu yang tertua, sebagaimana diketahui dari artifak-artifak astronomis yang berasal dari era prasejarah; misalnya monumen-monumen dari Mesir dan Nubia, atau Stonehenge yang berasal dari Britania. Orang-orang dari peradaban-peradaban awal semacam Babilonia, Yunani, Cina, India, dan Maya juga didapati telah melakukan pengamatan yang metodologis atas langit malam. Akan tetapi meskipun memiliki sejarah yang panjang, astronomi baru dapat berkembang menjadi cabang ilmu pengetahuan modern melalui penemuan teleskop.
Cukup banyak cabang-cabang ilmu yang pernah turut disertakan sebagai bagian dari astronomi, dan apabila diperhatikan, sifat cabang-cabang ini sangat beragam: dari astrometri, pelayaran berbasis angkasa, astronomi observasional, sampai dengan penyusunan kalender dan astrologi. Meski demikian, dewasa ini astronomi profesional dianggap identik dengan astrofisika.
Pada abad ke-20, astronomi profesional terbagi menjadi dua cabang: astronomi observasional dan astronomi teoretis. Yang pertama melibatkan pengumpulan data dari pengamatan atas benda-benda langit, yang kemudian akan dianalisis menggunakan prinsip-prinsip dasar fisika. Yang kedua terpusat pada upaya pengembangan model-model komputer/analitis guna menjelaskan sifat-sifat benda-benda langit serta fenomena-fenomena alam lainnya. Adapun kedua cabang ini bersifat komplementer — astronomi teoretis berusaha untuk menerangkan hasil-hasil pengamatan astronomi observasional, dan astronomi observasional kemudian akan mencoba untuk membuktikan kesimpulan yang dibuat oleh astronomi teoretis.
Astronom-astronom amatir telah dan terus berperan penting dalam banyak penemuan-penemuan astronomis, menjadikan astronomi salah satu dari hanya sedikit ilmu pengetahuan di mana tenaga amatir masih memegang peran aktif, terutama pada penemuan dan pengamatan fenomena-fenomena sementara.
Astronomi harus dibedakan dari astrologi, yang merupakan kepercayaan bahwa nasib dan urusan manusia berhubungan dengan letak benda-benda langit seperti bintang atau rasinya. Memang betul bahwa dua bidang ini memiliki asal usul yang sama, namun pada saat ini keduanya sangat berbeda.[1]
Leksikologi
Kata astronomi berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata astron (ἄστρον, "bintang") yang kemudian diberi akhiran -nomi dari nomos (νόμος, "hukum" atau "budaya"). Maka secara harafiah ia bermakna "hukum/budaya bintang-bintang".
Penggunaan istilah "astronomi" dan "astrofisika"
Secara umum baik "astronomi" maupun "astrofisika" boleh digunakan untuk menyebut ilmu yang sama.[2][3][4] Apabila hendak merujuk ke definisi-definisi kamus yang baku, "astronomi" bermakna "penelitian benda-benda langit dan materi di luar atmosfer Bumi serta sifat-sifat fisika dan kimia benda-benda dan materi tersebut"[5] sedang "astrofisika" adalah cabang dari astronomi yang berurusan dengan "tingkah laku, sifat-sifat fisika, serta proses-proses dinamis dari benda-benda dan fenomena-fenomena langit".[6]
Dalam kasus-kasus tertentu, misalnya pada pembukaan buku The Physical Universe oleh Frank Shu, "astronomi" boleh dipergunakan untuk sisi kualitatif dari ilmu ini, sedang "astrofisika" untuk sisi lainnya yang lebih berorientasi fisika.[7] Namun, penelitian-penelitian astronomi modern kebanyakan berurusan dengan topik-topik yang berkenaan dengan fisika, sehingga bisa saja kita mengatakan bahwa astronomi modern adalah astrofisika.[2] Banyak badan-badan penelitian yang, dalam memutuskan menggunakan istilah yang mana, hanya bergantung dari apakah secara sejarah mereka berafiliasi dengan departemen-departemen fisika atau tidak.[3] Astronom-astronom profesional sendiri banyak yang memiliki gelar di bidang fisika.[4] Untuk ilustrasi lebih lanjut, salah satu jurnal ilmiah terkemuka pada cabang ilmu ini bernama Astronomy and Astrophysics (Astronomi dan Astrofisika).
Sejarah
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ec/Crystal_Clear_app_xmag.svg/20px-Crystal_Clear_app_xmag.svg.pngArtikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah astronomi

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/ec/Crystal_Clear_app_xmag.svg/20px-Crystal_Clear_app_xmag.svg.png Informasi lebih lanjut: Arkeoastronomi


Peta angkasa dari abad ke-17, karya kartografer Belanda Frederik de Wit.
Pada awalnya, astronomi hanya melibatkan pengamatan beserta prediksi atas gerak-gerik benda-benda langit yang terlihat dengan mata telanjang. Pada beberapa situs seperti Stonehenge, peradaban-peradaban awal juga menyusun artifak-artifak yang diduga memiliki kegunaan astronomis. Observatorium-observatorium purba ini jamaknya bertujuan seremonial, namun dapat juga dimanfaatkan untuk menentukan musim, cuaca, dan iklim — sesuatu yang wajib diketahui apabila ingin bercocok tanam — atau memahami panjang tahun.[8]
Sebelum ditemukannya peralatan seperti teleskop, penelitian harus dilakukan dari atas bangunan-bangunan atau dataran yang tinggi, semua dengan mata telanjang. Seiring dengan berkembangnya peradaban, terutama di Mesopotamia, Cina, Mesir, Yunani, India, dan Amerika Tengah, orang-orang mulai membangun observatorium dan gagasan-gagasan mengenai sifat-sifat semesta mulai ramai diperiksa. Umumnya, astronomi awal disibukkan dengan pemetaan letak-letak bintang dan planet (sekarang disebut astrometri), kegiatan yang akhirnya melahirkan teori-teori tentang pergerakan benda-benda langit dan pemikiran-pemikiran filosofis untuk menjelaskan asal usul Matahari, Bulan, dan Bumi. Bumi kemudian dianggap sebagai pusat jagat raya, sedang Matahari, Bulan, dan bintang-bintang berputar mengelilinginya; model  semacam ini dikenal sebagai model geosentris, atau sistem Ptolemaik (dari nama astronom Romawi-Mesir Ptolemeus).[9]

Jam Matahari Yunani, dari Ai-Khanoum (sekarang di Afghanistan), abad 3-2 SM.
Dimulainya astronomi yang berdasarkan perhitungan matematis dan ilmiah dulu dipelopori oleh orang-orang Babilonia.[10] Mereka menemukan bahwa gerhana bulan memiliki sebuah siklus yang teratur, disebut siklus saros.[11] Mengikuti jejak astronom-astronom Babilonia, kemajuan demi kemajuan kemudian berhasil dicapai oleh komunitas astronomi Yunani Kuno dan negeri-negeri sekitarnya. Astronomi Yunani sedari awal memang bertujuan untuk menemukan penjelasan yang rasional dan berbasis fisika untuk fenomena-fenomena angkasa.[12] Pada abad ke-3 SM, Aristarkhos dari Samos melakukan perhitungan atas ukuran Bumi serta jarak antara Bumi dan Bulan, dan kemudian mengajukan model Tata Surya yang heliosentris — pertama kalinya dalam sejarah. Pada abad ke-2 SM, Hipparkhos berhasil menemukan gerak presesi, juga menghitung ukuran Bulan dan Matahari serta jarak antara keduanya, sekaligus membuat alat-alat penelitian astronomi paling awal seperti astrolab.[13] Mayoritas penyusunan rasi bintang di belahan utara sekarang masih didasarkan atas susunan yang diformulasikan olehnya melalui katalog yang waktu itu mencakup 1.020 bintang.[14] Mekanisme Antikythera yang terkenal (ca. 150-80 SM) juga berasal dari periode yang sama: komputer analog yang digunakan untuk menghitung letak Matahari/Bulan/planet-planet pada tanggal tertentu ini merupakan barang paling kompleks dalam sejarah sampai abad ke-14, ketika jam-jam astronomi mulai bermunculan di Eropa.[15]
Di Eropa sendiri selama Abad Pertengahan astronomi sempat mengalami kebuntuan dan stagnansi. Sebaliknya, perkembangan pesat terjadi di dunia Islam dan beberapa peradaban lainnya, ditandai dengan dibangunnya observatorium-observatorium di belahan dunia sana pada awal abad ke-9.[16][17][18] Pada tahun 964, astronom Persia Al-Sufi menemukan Galaksi Andromeda (galaksi terbesar di Grup Lokal) dan mencatatnya dalam Book of Fixed Stars (Kitab Suwar al-Kawakib).[19] Supernova SN 1006, ledakan bintang paling terang dalam catatan sejarah, berhasil diamati oleh astronom Mesir Ali bin Ridwan dan sekumpulan astronom Cina yang terpisah pada tahun yang sama (1006 M). Astronom-astronom besar dari era Islam ini kebanyakan berasal dari Persia dan Arab, termasuk Al-Battani, Tsabit bin Qurrah, Al-Sufi, Ibnu Balkhi, Al-Biruni, Al-Zarqali, Al-Birjandi, serta astronom-astronom dari observatorium-observatorium di Maragha dan Samarkand. Melalui era inilah nama-nama bintang yang berdasarkan bahasa Arab diperkenalkan.[20][21] Reruntuhan-reruntuhan di Zimbabwe Raya dan Timbuktu[22] juga kemungkinan sempat memiliki bangunan-bangunan observatorium[23] — melemahkan keyakinan sebelumnya bahwa tidak ada pengamatan astronomis di daerah sub-Sahara sebelum era kolonial.[24]

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Dcreators